CONTOH MAKALAH :: Contoh makalah Komunikasi kesehatan

Contoh makalah Komunikasi kesehatan - selamat datang di info terbaru kaliinisaya akan berbagi tentang
Contoh makalah kesehatan yang akan saya posting dibawah ini untuk info lebih lanjut kita simak di bawah ini

Contoh makalah Komunikasi kesehatan
Komunikasi kesehatan
makalah Komunikasi kesehatan
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari kegiatan komunikasi.Sehingga sekarang ilmu  komunikasi berkembang pesat. Salah satu kajian ilmu komunikasi ialah komunikasi kesehatan yang merupakan hubungan timbal balik antara tingkah laku manusia masa lalu dan masa sekarang dengan
derajat kesehatan dan penyakit, tanpa mengutamakan perhatian pada penggunaan praktis dari pengetahuan tersebut atau partisipasi profesional dalam program- program yang bertujuan memperbaiki derajat kesehatan melaui pemahaman yang lebih besar tentang hubungan timbal balik melalui perubahan tingkah laku sehat ke arah yang diyakini akan meningkatkan kesehatan yang lebih baik.
Kenyataaanya memang komunikasi secara mutlak merupakan bagian integral dari kehidupan kita, tidak terkecuali perawat, yang tugas sehari-harinya selalu berhubungan dengan orang lain. Entah itu pasien, sesama teman, dengan atasan, dokter dan sebagainya. Maka komunikasi sangatlah penting sebagai

sarana yang sangat efektif dalam memudahkan perawat melaksanakan peran dan
fungsinya dengan baik.Selain berkomunikasi dengan pasien, perawat juga berkomunikasi dengan
anggota tim kesehatan lainnya.Sebagaimana kita ketahui tidak jarang pasien selalumenuntut pelayanan perawatan yang paripurna. Sakit yang diderita bukan hanya sakit secara fisik saja, namun psiko (jiwanya) juga terutama mengalami gangguan emosi. Penyebabnya bisa dikarenakan oleh proses adaptasi dengan lingkungannya sehari-hari. Misalnya saja lingkungan di rumah sakit yang sebagian besar serba putih dan berbeda dengan rumah pasien yang bisa beraneka warna. Keadaan
demikian menyebabkan pasien yang baru masuk terasa asing dan cenderung gelisah atau takut.

Tidak jarang pasien membuat ulah yang bermacam-macam, dengan maksud mencari perhatian orang disekitarnya. Bentuk dari kompensasi ini bisa berupa teriak-teriak, gelisah, mau lari, menjatuhkan barang atau alat-alat disekitarnya. Disinilah peranan komunikasi mempunyai andil yang sangat besar,
dengan menunjukkan perhatian yang sepenuhnya, sikap ramah bertutur kata yang lembut.

Ketika pasien dalam keadaan tidak sadarkan diri pun, perawat tetap
melakukan komunikasi dengan pasien. Diharapkan seorang perawat mampu bekerja sama dengan pasien dalam memberikan asuhan keperawatan misalnya dengan bertanya “ada yang bisa saya bantu ?” atau “bagaimana tidurnya semalam pak ?” tentunya sambil meraba bagian tubuh pasien yang sakit. Tutur kata yang lembut dan sikap yang bersahaja tidak dibuat-buat dari seorang perawat dapat membantu pasien dalam prosespenyembuhan penyakitnya Sebagai contoh keluarga Pak ahmat bila ada salah seorang keluarganya yang sakit selalu berobat ke Rumah Sakit Boromieus daripada rumah sakit yang lain, meskipun fasilitas yang ditawarkan lebih baik. Setelah ditanyakan kira-kira penyebabnya apa sehingga keluarga Pak ahmat lebih memilih Rumah Sakit Boromieus sebagai rumah sakit favorit keluarganya, ternyata alasannya lebih banyak perhatian dan lebih cepat swembuh, karena pelayanan perawatan yangdiberikan lebih manusiawi.

Dari contoh keluarga Pak ahmat ini saya kita bisa memperoleh pelajaran dan manfaat yang sangat besar, karena komunikasi yang baik dari seorang perawat mampu memberikan kepercayaan diri pasien. Dalam hal ini perlu ditekankan bahwa kesan lahiriyah perawat mampu berbicara banyak. Maksudnya mulai dari profil tubuh/wajah terutama senyum yang tulus dari perawat, kerapian berbusana, sikap yang familiar, dan yang lebih penting lagi adalah cara berbicara (komunikasi) sehingga terkesan low profile atau bertempramen bijak kesemuanya ini mencirikan seorang perawat yang berkepribadian.

Perumusan Masalah kesehatan

Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraikan maka dapat dirumuskan
permasalahan sebagai berikut : “ Bagaimana Komunikasi terapeutik antara
perawat dengan pasien “ Pengertian Komunikasi Terapeutik Komunikasi dalam bidang keperawatan merupakan proses untuk menciptakan hubungan antara tenaga kesehatan dan pasien untuk mengenal
kebutuhan pasien dan menentukan rencana tindakan serta kerjasama dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu komunikasi terapeutik memegang peranan penting memecahkan masalah yang dihadapi pada dasarnya komunikasi terapeutik merupakan komunikasi proposional yang mengarah pada tujuan yaitu penyembuhan pasien pada komunikasi terapeutik terdapat dua komonen penting yaitu proses komunikasinya dan efek komunikasinya.

Komunikasi terapeuitk termasuk komunikasi untuk personal dengan titik
tolak saling memberikan pengertian antar petugas kesehatan dengan pasien.
Menurut Purwanto komunikasi terapeutik merupakan bentuk keterampilan
dasar utnuk melakukan wawancara dan penyuluhan dalam artian wawancara
digunakan pada saat petugas kesehatan melakukan pengkajian memberi
penyuluhan kesehatan dan perencaan perawatan.

3.2 Tujuan komunikasi terapeuti Menurut Purwanto tujuan dari komunikasi terapeutik :
a. membantu pasien memperjelas dan mengurangi beban perasaan dan
   pikiran mempertahakan kekuatan egonya.
b. Membantu mengambil tindakan yang efektif untuk mengubah situasi yang ada
  
c. Mengulang keraguan membantu dalam pengambilan tindakan yang efektif
   dan mempengaruhi orang lai lingkungan fisik dan dirinya.
   Dalam mencapai tujuan ini sering sekali perawat memenuhi kendala
   komunikasi yaitu :

a. Tingkah laku perawat
   Dirumah sakit pemerintah maupun swasta, perawat memegang
   peranan penting; tingkah laku; gerak-gerik perawat selalu dinilai
   oleh masyarakat. Bahkan sering juga surat kabar memuat berita-
   berita tentang perawat rumah sakit. Bertindak yang tidak
   sebenarnya. Dipandang oleh klien perawat judes, jahat dan
   sebagainya.

b. Perawatan yang berorientasi Rumah sakit
•  Pelaksanaan perawatan difokuskan pada penyakit yang
   diderita klien semata, sedangkan psikososial kurang
   mendapat perhatian. Tujuan pelaksaan perawatan yang
   sebenarnya yaitu manusia seutuhnya yang meliputi bio, psiko
   dan sosial.
•  Bio : Kebutuhan dasar, makan minum, oksigen dan
   perkembangan keturunan.
•  Psiko : Jiwa, perawat supaya turut membantu memecahkan
   masalah yang ada hubungnnya dengan jiwa
•  Sosial : Perawat juga mengetahui kebiasaan-kebiasaan, adat
  istiadat dari klien di dalam masyarakat.

Itulah  makalah Komunikasi kesehatan yang saya bagikan di atas semoga anda bisa mamahami masalah
Malah kesehatan sekian terimakasih


 Contoh makalah Komunikasi kesehatan

Label atas

CONTOH SURAT LAMARAN